Semua Tentang Bola! Semua berita! Ada disini!
Pages
London Memanas di Stamford Bridge
Tak pelak sorotan para penggemar Liga Inggris besok akan tertuju pada partai di London Barat itu. Hanya kemenangan yang jadi misi dari Chelsea maupun Arsenal.
Terkhusus Chelsea, mereka tentunya akan membidik Arsenal untuk bisa sesegera bangkit dari kekalahan yang cukup kontroversial dari Queens Park Rangers pekan lalu. Pada laga itu, The Blues harus kehilangan dua pemain kuncinya dan gagal memperbaiki posisinya ke urutan kedua.
Andre Villas-Boas tak bisa memainkan Didier Drogba dan Jose Bosingwa hingga tiga laga ke depan karena hukuman kartu merah. Untungnya Fernando Torres sudah kembali setelah bebas dari masa hukuman.
Sementara itu Arsenal kini tengah merajut kembali jalan mereka untuk kembali ke papan atas dan bersaing untuk memperebutkan gelar juara. Modal enam kemenangan dari tujuh laga liga terakhir jadi modal bagus The Gunners.
Kembalinya Thomas Vermaelen di lini belakang serta kian tajamnya Robin van Persie akan jadi ancaman untuk Chelsea. Musim lalu Chelsea menang 2-0 di kandang lewat gol Drogba dan Alex.
Di Goodison Park, Everton akan mencoba peruntungan mereka dengan memberi kekalahan kedua Manchester United di liga musim ini. Dengan mental yang (mungkin) belum pulih sepenuhnya pasca kekalahan telak 1-6 di Derby Manchester pekan lalu, Everton punya peluang menyungkurkan The Red Devils.
Apalagi dalam tiga musim terakhir, MU tak pernah menang di kota pelabuhan. Musim lalu mereka bermain imbang 3-3, musim sebelumnya kalah 1-3 dan tiga musim lalu imbang 1-1.
Tapi MU tetaplah MU di mana kejeniusan seorang Sir Alex Ferguson tetap akan jadi senjata utama untuk memompa semangat anak asuhnya.
Manchester City diperkirakan tak akan kesulitan mengalahkan Wolverhampton Wanderers di Etihad Stadium, untuk bisa mempertahankan posisi mereka di puncak. Mental yang sedang di puncak dan para pemain yang on fire jadi modalnya.
Apalagi pada babak keempat Piala Liga semalam, City dengan pasukan lapis keduanya bisa menaklukkan Wolves di kandang lawan dengan skor telak 5-2. So, bakal menang dengan skor berapakah City kali ini?
Sementara itu di Hawthorns, Liverpool coba akan menuntaskan dahaga kemenangannya setelah di dua laga kandan terakhir hanya bisa bermain seri. Jika mampu memperbaiki kurang solidnya lini belakang serta tak lagi-lagi membuang peluang, Luis Suarez dkk tak akan sulit meraih tiga poin atas West Bromwich Albion.
(detiksport)
Adam Johnson Dituntut Lebih Baik Lagi
London - Adam Johnson jadi salah satu pemain yang paling bersinar saat Manchester City menggulung Wolves. Walau mengaku puas dengan penampilannya, Roberto Mancini yakin Johnson bisa tampil jauh lebih baik lagi.
Bertandang ke Molineux, Kamis (27/10) dinihari WIB, City mengalahkan Wolves dengan skor 5-2. Johnson mencetak satu gol dan mengkreasi satu gol lainnya untuk membawa The Citizens maju ke babak perempatfinal Piala Carling.
Mancini senang melihat respon Johnson setelah ditinggalkan di laga Derby Manchester di mana City sukses membantai Manchester United 1-6. Performa winger Inggris itu dinilai bagus namun Johnson dinilai mampu tampil jauh lebih bagus lagi.
"Dia (Johnson) bermain bagus, tapi saya pikir Adam bisa melakukan yang lebih," ucap manajer City itu dikutip Sky Sports.
"Dia punya segalanya untuk jadi winger terbaik. Saya suka performa dia malam ini tapi saya pikir dia bisa tampil jauh lebih baik lagi."
"Seorang pemain seharusnya tak boleh berpikir kalau yang saya lakukan ini sudah cukup. Adam punya semuanya, dia salah satu winger terbaik di Inggris dan di Eropa dan saya pikir dia bisa meningkat," tutup Mancini.
Pada musim ini, Johnson sudah tujuh kali tampil di seluruh ajang dan mencetak tiga gol. Dua gol di antaranya dibuat pria 24 tahun ini di ajang Premier League.
(detiksport)
Blackburn & Chelsea Lolos Lewat Extra-time
Blackburn - Blackburn Rovers dan Chelsea harus melalui perpanjangan waktu untuk bisa lolos ke babak kelima Piala Carling. Blackburn lolos usai menundukkan Newcastle United, sementara Chelsea lolos setelah menyingkirkan Everton.
Di Ewood Park, Kamis (27/10/2011) dinihari WIBBlac, kburn sempat unggul 2-0 terlebih dulu sampai pertandingan memasuki menit-menit akhir waktu normal. Setelah Ruben Rochina membawa mereka unggul di menit kelima, selanjutnya Aiyegbeni Yakubu sukses menambah keunggulan menjadi 2-0 lewat titik penalti di menit 64.
Keunggulan itu sirna setelah Newcastle secara luar biasa mencetak dua gol pada masa injury time babak kedua. Setelah sepakan Danny Guthrie sukses menggetarkan jala Mark Bunn di menit 90+3, tendangan bebas Yohan Cabaye di menit 90+6 pun membuat laga harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu.
Morten Gamst Pedersen membuat Blackburn unggul lagi di menit 99 lewat tendangan bebas yang dieksekusinya. Namun, lagi-lagi Newcastle menyamakan kedudukan, kali ini lewat tendangan penalti Peter Lovendkrands di menit 105.
Gol kemenangan tuan rumah akhirnya lahir di menit 120 dengan diawali sebuah tendangan bebas. Bola mengarah deras ke kotak penalti Newcastle, di mana Gael Givet sudah berdiri di sana. Dengan sundulan menyelam, Givet pun membuat gawang Tim Krul bobol untuk keempat kalinya. Blackburn menang 4-3 dan berhak lolos ke babak selanjutnya.
Sturridge Loloskan Chelsea
Hal serupa juga terjadi di Goodison Park, di mana Chelsea juga harus melewati babak perpanjangan waktu untuk bisa melaju ke babak kelima. Laga ini diwarnai oleh beberapa penalti yang gagal dan dua kartu merah untuk kedua kesebelasan.
Nicolas Anelka menjadi orang pertama yang gagal mengeksekusi penalti dengan baik pada laga ini. Tendangannya di menit ke-17 menyamping dan membuat kesempatan tim tamu untuk unggul buyar.
Namun, Chelsea akhirnya unggul di menit 38 setelah bola yang dihalau kiper Everton, Jan Mucha, malah jatuh ke kaki Salomon Kalou. Nama terakhir langsung me-lob bola untuk membawa The Blues unggul sampai turun minum.
Kiper Chelsea, Ross Turnbull, mendapatkan kartu merah di menit 60 setelah melakukan pelanggaran terhadap Tim Cahill. Penalti untuk Everton, namun Leighton Baines gagal menjalankan tugasnya dengan baik setelah sepakannya diblok Petr Cech.
Gol penyama kedudukan Everton akhirnya lahir di menit 88 setelah Louis Saha sukses meneruskan umpan silang Seamus Coleman. Laga akhirnya dilanjutkan ke extra-time, di mana Daniel Sturridge tampil sebagai pahlawan.
Sturridge mencetak gol di menit 114 setelah memanfaatkan bola muntah hasil sepakan keras Florent Malouda yang diblok Mucha. Setelahnya Everton sempat membuat beberapa peluang, namun kedudukan 2-1 untuk Chelsea tetap bertahan.
The Toffees juga bermain 10 pemain dalam laga ini setelah Royston Drenthe mendapatkan kartu kuning kedua di menit 108 akibat menekel Ryan Bertrand.
Dalgish Puas Dengan Cara Liverpool Menang
Bertanding di Stadion Britannia, Kamis (27/10/2011) dinihari WIB, The Reds sempat tertinggal lewat gol yang dilesakkan Kenwyne Jones. Namun, dua gol dari Luis Suarez berhasil membuyarkan keunggulan Stoke dan membawa Liverpool lolos ke babak kelima Piala Carling.
"Setiap kemenangan adalah sesuatu yang penting, tapi yang lebih penting lagi adalah kami berusaha keras untuk mencapainya," ujar Dalglish di situs resmi klub.
"Di babak pertama, kami memiliki enam kesempatan dan Anda pasti mengharapkan kami bisa menyelesaikannya menjadi gol--setidaknya satu atau dua dari kesempatan itu."
Dalglish akhirnya mengaku puas dengan cara bermain Luis Suarez dkk. 'Si Merah' disebutnya mampu menyempurnakan sebuah performa yang bagus dengan kemenangan, sesuatu yang menurutnya sulit mereka lakukan belakangan ini mengingat dua hasil imbang beruntun di Premier League.
"Kemenangan ini penting untuk semuanya, tapi yang lebih penting lagi dari kemenangan ini adalah kami berhasil menyempurnakan sebuah sepakbola bagus yang kami mainkan."
"Dalam dua atau tiga pertandingan terakhir kami mencetak banyak kans, tapi gagal memaksimalkannya. Ini bisa memberikan kami kepercayaan diri juga," tukasnya.
(detiksport.com)
Villas-Boas Puji Semangat Chelsea
Di Goodison Park, Kamis (27/10) dinihari WIB, Chelsea mempermalukan Everton dengan skor 2-1. Tim tamu unggul duluan lewat Salomon Kalou sebelum bermain dengan 10 orang akibat kartu merah yang diterima kipernya Ross Turnbull.
Everton memanfaatkan kelebihan jumlah pemain dengan terus menggempur pertahanan Chelsea. Akhirnya Luis Saha sukses menyamakan skor yang bertahan hingga peluit panjang.
Di perpanjangan waktu ini, kedua kubu akhirnya sama-sama bermain dengan 10 orang menyusul pemain Everton, Royston Drenthe gantian menerima kartu merah. Tidak berselang lama kemudian, Daniel Sturridge mencetak gol untuk kemenangan Chelsea.
Ini adalah pertandingan kedua beruntun di mana Chelsea selalu memperoleh kartu merah setelah di Liga Inggris saat menghadapi QPR bermain dengan sembilan orang. Villas-Boas menilai timnya telah menunjukkan ketahan dan kekuatan karakter.
"Kami sangat berkomitmen, kami menunjukkan ketahanan dan kekuatan karakter sekali lagi," ucap si manajer seperti dikutip dari Soccernet.
"Kami tampil dengan 10 orang, sayang sekali sekali lagi dan membuat segalanya lebih sulit tapi kami mampu menang dengan situasi sulit dan ini pertanda yang bagus buat kami. Kami punya salah satu pertandingan yang sulit, tandang di Everton dengan tim terkuat mereka."
"Mereka menunjukkan mereka ingin lolos tapi kami mampu, tidak hanya memainkan sepakbola bagus tapi juga menunjukkan komitmen dan gairah. Itu menunjukkan kami meningkat dan ini sangat memuaskan buat semua orang," demikian Villas-Boas.
(sumber:detiksport)
Chelsea Diklaim Minanti Giovinco
Parma - Sebastian Giovinco, yang kini bermain untuk Parma, disebut-sebut menarik minat Chelsea. Tetapi sejauh ini belum ada pendekatan konkret dari 'Si Biru'.
Giovinco belakangan disebut-sebut akan kembali ke Juventus, yang notabene masih menguasai 50% kepemilikan dirinya bersama Parma. Pemain berusia 24 tahun itu kabarnya diplot jadi pengganti Alessandro Del Piero, yang kini tengah menjalani musim terakhirnya bersama Bianconeri.
Akan tetapi, Juve kini tampaknya harus menghadapi persaingan berat untuk merekrut Giovinco karena Chelsea juga diklaim meminatinya.
"Bukan rahasia kalau (pemilik Chelsea) Roman Abramovich menyukai Giovinco," klaim Andrea D'Amico, agen Giovinco, kepada Sportal.it yang dikutip ESPN Star.
"Si pemilik Chelsea terkesan dengan penampilan Giovinco tatkala bermain lawan mereka saat bersama Juventus (di Liga Champions 2008/09)," imbuh D'Amico.
Bukan hanya itu, D'Amico juga mengaku kalau Andre Villas-Boas yang merupakan manajer Chelsea pun pengagum kemampuan Giovinco dalam mengolah si kulit bundar.
"Andre Villas-Boas juga menyukai kualitas tekniknya dan ini berarti ia merupakan orang yang paham (sepakbola)," katanya.
Sehubungan dengan ketertarikan Chelsea tersebut, D'Amico menerangkan kalau sejauh ini belum ada tawaran konkret dari klub London itu.
"Chelsea akan jadi klub bagus (untuk Giovinco) tapi saat ini belum ada yang pasti. Semua tergantung kepada Parma, mereka yang akan menentukan. Plus, kami harus menanti datangnya tawaran," simpul D'Amico.
(sumber:detiksport)
Wenger Sebut Arsenal Kini Lebih Kuat
London - Sukses menundukkan Bolton Wanderers di Piala Carling menjadi kemenangan keempat beruntun Arsenal di semua ajang. Raihan itu membuat Arsene Wenger yakin kalau 'Gudang Peluru' telah jauh lebih kuat.
Bermain di kandangnya, Stadion Emirates, Arsenal tertinggal terlebih dulu setelah Fabrice Muamba menjebol gawang mereka di menit 47. Mampu bangkit, anak-anak asuhan Wenger membalas dua gol dalam kurun waktu yang berdekatan hasil usaha dari Andrei Arshavin di menit ke-53 dan Park Chu-Young menit ke-56.
Melihat tim asuhannya mampu bangkit dari ketertinggalan, Wenger menilai tim asuhannya telah berkembang jadi lebih kuat dibandingkan dengan tim yang sama sebulan silam.
"Saya percaya bahwa kami berada dalam bentuk yang lebih baik jika dibandingkan sebulan yang lalu. Kami memiliki kebiasaan yang bagus, semangat yang baik, dan kami selalu ingin meningkatkannya," sebut Wenger pada Talk Sport.
Lebih lanjut lagi Wenger menambahkan jika dirinya yakin dengan potensi yang dimiliki oleh Robin van Persie dkk. Hasil empat kali kemenangan beruntun di semua ajang jadi bukti nyata. Meski begitu, Wenger tak menyangkal kalau masih ada kelemahan pada skuadnya.
"Kami memiliki potensi, jadi saya sangat percaya diri jika kami akan menjadi lebih kuat dan lebih kuat lagi namun masih ada beberapa bagian yang memerlukan perbaikan," ungkap manajer yang sudah melatih Arsenal sejak tahun 1996 itu.
(sumber:detiksport)
Vermaelen dan Hargreaves Cedera Lagi
London - Arsenal dan Manchester City sedang dibuat cemas oleh para pemainnya. Thomas Vermaelen dan Owen Hargreaves yang belum lama pulih kembali mengalami cedera.
Setelah absen selama dua setengah bulan, Vermaelen merumput lagi dengan menjadi kapten The Gunners saat mengalahkan Bolton Wanderers 2-1 di Piala Carling, Rabu (26/10/2011) dinihari WIB tadi.
Bek tengah asal Belgia ini tidak mampu tampil penuh dan harus ditarik keluar beberapa menit sebelum laga berakhir karena mengalami cedera paha.
Belum diketahui seberapa parah cedera tersebut namun yang jelas Vermaelen tak akan dilibatkan dalam laga big match melawan Chelsea di Stamford Bridge, akhir pekan mendatang.
"Untuk tampil di hari Sabtu, saya belum tahu apa yang akan saya lakukan. Kami baru akan melakukan tes besok tapi cedera dia tidak terlalu buruk," ucap Manajer Arsenal, Arsene Wenger di situs resmi klub.
"Dia telah absen cukup lama, dia cuma berlatih sekali kemarin dengan tim. Saya tidak berharap pertandingan dengan intensitas tinggi seperti itu, tapi laga itu akan sulit buat si bek tengah."
Di seberang kubu, Hargreaves terpaksa belum dapat melakoni laga keduanya bersama The Citizens karena mesti absen di laga Piala Carling melawan Wolverhampton, Kamis (27/10) dinihari WiB karena juga dibebat cedera paha.
Pemain Inggris ini tengah berjuang untuk menyelamatkan kariernya dengan bergabung City setelah terpuruk akibat cedera sangat panjang saat masih membela Manchester United.
Pelatih tim utama City, David Platt menyatakan bahwa cedera Hargreaves tidak serius. "Tak ada yang perlu dikhawatirkan. Dia cuma punya masalah kecil tapi karena dia Owen Hargreaves kita membicarakannya," yakin dia di Soccernet.
Tidak ada yang berarti, cuma sedikit benturan di paha. Kami telah melakukan pemindaian dan tidak ada otot yang tertarik atau apapun."
"Dia tidak frustrasi. Kalau toh demikian kami akan membicarakan tentang dia absen selama tiga atau empat pekan tapi bukan itu masalahnya," tandas Platt.
(sumber:detiksport)
Tevez Dikabarkan Akan Tuntut Mancini
Manchester - Carlos Tevez tak terima dengan hukuman yang dijatuhkan Manchester City. Striker Argentina ini dikabarkan akan mengajukan tuntutan kepada Roberto Mancini dengan tuduhan pemfitnahan.
Tevez dijatuhi denda sebulan gaji atau sekitar satu juta poundsterling setelah diputuskan bersalah telah menolak dimainkan pada laga Liga Champions melawan Bayern Munich pada September silam.
Namun menurut laporan BBC, Tevez merencanakan menuntut Mancini atas komentarnya pasca pertandingan yang bisa diartikan sebagai pemfitnahan.
Setelah klaim dari Mancini itu, Tevez juga sudah melakukan klarifikasi yang menyatakan bahwa dirinya tidak pernah menolak untuk dimainkan.
Tevez, yang diberi waktu 14 hari untuk banding kepada klub, terus menegaskan bahwa dirinya diberi tahu akan dibawa dan dimainkan di laga melawan Bayern tersebut sehingga dia akan mempertimbangkan pilihan hukumnya.
Apabila banding internal yang diajukan eks pemain West Ham dan Manchester United itu gagal, maka Tevez masih dapat membawa kasus ini ke pengadilan Premier League.
Kubu Tevez meyakini bahwa lima alasan pelanggaran kontrak yang diberikan City untuk menjatuhkan sanksi terhadapnya tidak ada yang benar. Selain itu, pernyataan Mancini setelah laga melawan Bayern bahwa Tevez menolak bermain bisa disamakan dengan fitnah yang merusak reputasinya.
Tevez tak lagi bermain sejak laga Piala Carling melawan Birmingham pada 21 September lalu. Striker berusia 27 tahun ini telah lima kali tampil buat The Citizens pada musim ini, di antaranya dua kali starter namun belum mencetak gol.
(sumber:detiksport)
Siapa Mau Tevez ?
Manchester - Carlos Tevez sudah diputuskan bersalah walaupun "cuma" dijatuhi hukuman denda. Manchester City mengaku belum tahu kapan melepas pemain bermasalahnya itu, tapi kepindahan 'Carlitos' mungkin tinggal menunggu waktu.
Sanksi buat Tevez karena menolak dimainkan saat City bertanding melawan Bayern Munich di Liga Champions bulan lalu adalah menyetop pembayaran gajinya selama satu bulan -- hampir satu juta poundsterling.
Normalnya, situasi Tevez di klub tersebut sudah tidak kondusif, karena ia pun sudah cukup lama memperlihatkan gelagat tidak betah di Manchester.
Pindah klub boleh jadi merupakan solusi untuk kedua pihak, sebagaimana hal itu pernah diupayakan ketika Corinthians mencoba merekrut Tevez, tapi tidak tercapai deal finansial dengan City.
Saat ini, menurut juru bicara City, belum ada penawaran apapun untuk penyerang berusia 27 tahun itu. Di awal tahun Tevez dibanderol 40 juta pounds oleh City, tapi tidak diketahui apakah sekarang sudah diturunkan.
"Saya bisa pastikan, bahwa menyusul pembicaraan di antara Roberto Mancini dan ketua klub (Khaldoon Al Mubarak) hari ini, posisi formal klub adalah tidak ada penawaran untuk Carlos Tevez yang akan dipertimbangkan, kecuali yang mencerminkan nilai jual yang sesungguhnya," demikian sang juru bicara dikutip Soccernet.
Tevez dinasehati Maradona
Sementara itu legenda sepakbola Argentina, Diego Maradona, memberi komentar tentang keadaan yang tengah dihadapi yuniornya itu.
"Aku sudah bicara dengan Carlitos terkait masalah-masah dia di Manchester City. Aku mencemaskan dia. Aku yakinkan dia supaya kembali ke Manchester. Saranku buat dia, 'kamu rileks saja dan tenang'," tutur Maradona yang kini melatih klub Dubai, Al Wasl, itu.
"Aku katakan, dia tidak layak keluar dari Manchester City dengan cara begitu, karena dia mendapatkan cinta dari separuh orang Manchester. Memang susah menjadi idola untuk dua tim di Manchester, tapi dia bisa melakukannya. City sedang mencoba menghukumnya secara finansial, tapi dia punya uang, karena dia mendapatkan itu juga di luar lapangan."
Saat ditanya apakah dirinya tertarik untuk memboyong Tevez dan dijadikannya pemain di Al Wasl, Maradona menjawab, "Kami pasti akan senang sekali kalau bisa mendapatkan dia. Tapi kalau kami punya masalah untuk merekrut pemain bernama Ricardo Porto, yang harganya cuma 1,3 juta euro, apalagi dia. Mustahil."
(sumber:detiiksport)
Premier League Siap Sambut Park Yang Lain
London - Premier League sebentar lagi akan punya pemain Korea Selatan lain bernama Park. Setelah Park Ji-Sung, kini giliran Park Chu-Young siap mentas di kompetisi paling wah sedunia itu.
Park Chu-Young adalah pemain asal Korea pertama yang bermain untuk Arsenal. Ia ditransfer dari Monaco pada musim panas lalu dengan banderol yang dirahasiakan.
Meski tampil cukup bagus bersama klub Prancis itu dengan 26 gol dari 103 penampilannya selama tiga musim di sana, Park Chu-Young belum pernah sekalipun diberikan kesempatan tampil di Premier League.
Ia selalu kalah bersaing dengan nama-nama tenar macam Robin van Persie, Theo Walcott, Marouane Chamackh, Gervinho atau pemain muda Alex Chamberlain,
Debutnya memakai seragam 'Gudang Peluru' hadir kala timnya menghadapi Shrewsbury Town di babak ketiga Piala Liga. Ia tampil sebagai starter sebelum digantikan Ryo Miyaichi di menit 70.
Lama lagi ia harus menunggu kesempatan untuk bermain dan itu hadir kala Arsenal menghadapi Bolton Wanderers di babak keempat turnamen yang sama.
Kembali pesepakbola 26 tahun itu dipasang sebagai starter di lini depan dan eks pemain FC Seoul itu unjuk gigi. Satu golnya memastikan Arsenal menang 2-1, setelah sempat tertinggal di babak pertama dan kemudian menyamakan kedudukan lewat Andrey Arshavin.
Arsenal lolos ke babak selanjutnya dan Park Chu-Young mendapat apresiasi khusus dari sang manajer, Arsene Wenger.
"Saya merasa puas dengan performanya, itu sangat bagus," puji Wenger seperti dilansir AFP.
"Dia menunjukkan intelejensianya lewat kolaborasi dengan pemain lainnya, kualitas pergerakannya luar biasa dan penyelesaiannya fantastis," lanjut Wenger soal gol Park Chu-Young.
Kini setelah menunjukkan determinasi dan stamina khas pemain 'Neger Gingseng' di partai resmi keduanya itu, Wenger menilai waktu bagi Park Chu-Young untuk mentas di Premier League sudah tiba.
Laga tersebut mungkin adalah Derby London melawan Chelsea di Stamford Bridge akhir pekan ini. Ujian berat tentunya akan menunggu pemilik tinggi badan 183 cm itu.
"Membandingkan cara dia bermain di laga pertamanya di Piala Liga melawan Shrewsbury ketika ia sedikit kesulitan. Tapi saat ini kami sudah melihat bahwa dia adalah pemain yang bagus. Dia sudah menunjukkan jika ia siap bermain di liga," pungkasnya.
(sumber:detiksport)
Tolak Madrid dan Barca, Silva Setia City.
Menjalani musim keduanya bersama City, Silva makin menegaskan perannya sebagai kreator permainan. Aksi-aksinya di lapangan tengah mengantar City kini bertengger di puncak klasemen sementara Premier League.
Tak banyak yang tahu kalau sebelum memutuskan menerima pinangan The Citizens, Silva ternyata juga sempat coba dibujuk Madrid dan Barcelona. Namun gelandang 25 tahun itu akhirnya memutuskan berkarir di Inggris, sikap yang tidak dia sesali dan bahkan mengaku betah di Manchester.
"Madrid dan Barcelona adalah tim yang hebat, tapi saya baagia di sini dan saya akan bertahan di sini untuk periode yang panjang," sahut Silva seperti diberitakan Soccernet.
"Keluarga saya juga merasakan hal yang sama, kami bahagia. Orang-orang memperlakukan saya dengan baik dan saya sangat santai. Saya tinggal di wilayah yang tenang, kota kecil. Yang terpenting adalah tim. Kami bermain dengan baik dan kami jadi pemimpin," lanjut eks Valencia itu.
Soal kemampuannya beradaptasi dengan cepat dalam skuad Roberto Mancini dan gaya permainan Liga Inggris, Silva juga mengaku kaget. Adalah rekan-rekannya di tim yang disebut Silva membuat segalanya menjadi lebih mudah.
"Saya sebelumnya menduga kalau itu akan lebih sulit, tapi mereka membuatnya mudah untuk saya. Atmosfernya mengejutkan saya, kompetisi dan atmosfer yang santai dari hari ke hari adalah hal mendasar. Publik tak datang ke sesi latihan dan saat pertandingan mereka menaruh rasa hormat," tukas Silva.
(sumber:detiksport)
'MU Juara, tapi Liverpool Masih yang Terbaik'
MU tengah menuju titel Liga Inggris mereka yang ke-19, yang mana bisa mereka capai andia keluar sebagai juaraPremier League musim ini. hasil itu akan membuat mereka meninggalkan Liverpool, yang saat ini bersama The Red Devils sudah mengoleksi 18 gelar juara.
Itu artinya, catatan Liverpool selama bertahun-tahun sebagai klub yang paling banyak meraih gelar bakal terlampaui. Maka, muncul anggapan bahwa Liverpool seperti memberi gelar itu kepada MU dengan mudah --lantaran performa mereka yang naik-turun musim ini.
Tapi Dalglish tidak setuju jika Liverpool dikatakan demikian. Sebagai bukti, mereka mampu membekuk 'Setan Merah' di Anfield.
"Kami tak pernah memberikan apa-apa kepada siapa pun. Kami mengalahkan mereka 3-1 di Anfield, jadi kami tak memberikan apa-apa ke mereka. Kami hanya bisa memperhatikan diri kami sendiri," ujarnya di situs resmi klub.
Kalaupun ada yang disesali Dalglish, itu adalah kenyataan bahwa Liverpool selalu gagal mempertahankan performa bagus sepanjang musim. Namun, di matanya, itu tetap tak mengurangi kebesaran 'Si Merah' sebagai klub.
"Di mata saya, kami masih klub terbaik dalam sepakbola Inggris, jika bukan di dunia sepakbola. Yang mengejutkan hanyalah kami tak menjadi juara dalam waktu lama."
"Kami tak pernah mengumpulkan cukup poin sejak 1990. Rafa (Rafael Benitez, red) nyaris melakukannya beberapa tahun lalu, punya rekor bagus atas mereka yang disebut Big Four, tapi tetap tak bisa mencapainya," tandas Dalglish.
Sebagai catatan, Dalglish adalah orang terakhir yang pernah membawa Liverpool juara liga, di mana ia berhasil melakukannya pada musim 1989/1990.
(detiksport.com)
Lucas : Beri Carroll Waktu
Liverpool - Lucas Leiva meyakini kemampuan Andy Carroll kendati belum menunjukkan penampilan yang optimal. Carroll dinilai butuh waktu untuk adaptasi apalagi dia baru sembuh dari cedera.Nilai transfer Carroll yang memecahkan rekor transfer seorang pemain Inggris belum dibayar dengan penampilan optimal. Striker internasional Inggris itu masih dalam tahap memulihkan kebugaran pasca didera cedera yang membuatnya absen sejak akhir Desember.
Padahal Carroll diharapkan untuk mengangkat performa Liverpool yang tengah jeblok. Sejauh ini, striker berusia 22 tahun itu baru dua kali tampil itu pun dari bangku cadangan.
Meski demikian, Carroll dianggap masih menjanjikan. Ia pun sempat mendapat pujian dari Kenny Dalglish saat The Reds ditaklukkan 0-1 oleh Braga di Liga Europa.
"Andy memenangi setiap bola udara dan dia memberi kami sebuah kesempatan untuk melangkah lebih jauh," ucap Lucas dikutip Mirror. "Dia menyediakan opsi lain kerena dia juga menjadi target man yang dapat menahan bola dan mencetak gol.
"Kami amat bahagia dengan apa yang dia lakukan saat melawan Braga tapi dia sempat absen selama beberapa laga dan itu tidak adil untuk menaruh ekspektasi terlalu tinggi kepadanya," bela gelandang Brasil itu.
Liverpool Tanpa Gerrard Sebulan
Liverpool - Liverpool tak akan diperkuat kaptennya, Steven Gerrard, dalam waktu sebulan ke depan. Gerrard harus beristirahat setelah menjalani operasi di pangkal pahanya.
Gerrard ditinggal saat rekan-rekannya bertandang ke markas Braga di ajang Liga Europa. Dia menjalani operasi untuk memulihkan cedera pangkal paha.
"LFC hari ini mengkonfirmasi bahwa Steven Gerrard telah sukses menjalani operasi di pangkal pahanya dan akan absen hingga empat pekan," demikian pernyataan Liverpool di situs resminya.
"Keputusan ini diambil berdasarkan konsultasi dengan dokter spesialis."
Dengan demikian, gelandang 30 tahun ini akan absen saat The Reds menjamu Braga di Liga Europa dan bertandang ke markas Sunderland di ajang Premier League. Dia juga tak bisa memperkuat Inggris dalam kualifikasi Euro 2012 melawan Wales dan laga persahabatan kontra Ghana.
Giggs : MU Tak Perlu Panik
Dobel kekalahan tersebut diterima MU kala ditekuk 1-2 oleh Chelsea dan digulung 1-3 oleh Liverpool. Hal itu membuat 'Setan Merah' semakin dekat dengan rival-rivalnya di klasemen juga menurunkan mental skuad.
MU akan kembali dihadapkan pada ujian berat dengan melawan Arsenal di perempatfinal Piala FA, Minggu (13/3) dinihari WIB.
Jika kembali menelan kekalahan, tak hanya dipastikan gagal juara Piala FA namun ini akan menjadi catatan kekalahan terburuk sejak 2001.
"Jika Anda memenangi 10 laga beruntun atau telah menderita sejumlah kekalahan, Anda harus terus memiliki ketenangan dan tidak terpengaruh," ungkap pemain legendaris MU itu kepada The Sun.
"Kritikan selalu datang. Kami sudah memiliki dua kekalahan beruntun. Di luar klub, orang-orang sedang berpikir apa yang salah.
Menurut Giggs jalan keluar untuk mengatasi semua itu adalah dengan bermain dengan baik. Dan itu harus dilakukan mulai besok (vs Arsenal).
"Hanya ada satu cara untuk menghentikan ini semua yaitu melakukannya di atas lapangan. Hal itu yang akan kami lakukan, dimulai besok," lugas Giggs.
Torres : Atmosfer Chelsea Lebih Bersahabat
London - Fernando Torres merasa keputusannya untuk pindah ke Chelsea sudah tepat. Pasalnya, dia menemukan ruang ganti yang lebih menyenangkan daripada di Liverpool.
Sejak mendarat di Stamford Bridge pada akhir Januari lalu, Torres belum mampu membalas harga 50 juta pounds yang sudah dikeluarkan Chelsea untuk memboyongnya. Dalam lima laga perdananya dalam seragam The Blues, dia tak sekali pun menggetarkan gawang lawan.
Kondisi demikian tak membuat El Nino menyesali pilihannya. Dia menganggap keputusannya menerima tawaran Chelsea sudah tepat.
"Chelsea telah membuktikan mereka punya pemain top di semua lini dan mereka akan selalu kompetitif apa pun yang terjadi, bersama pemilik yang akan berinvestasi jika diperlukan," terangnya, seperti dilansir Marca.
"Ada lebih banyak hubungan personal dan lelucon di antara pemain dibandingkan di Liverpool. Segalanya jauh lebih serius di sana. Di sini, Anda tak perlu membuktikan bahwa Anda adalah seorang profesional," lanjut pemain 26 tahun ini.
Torres pun sekali lagi menyatakan alasannya meninggalkan Anfield. Dia merasa The Reds dalam kondisi kacau pasca diakuisisi oleh John W. Henry.
"Saya tahu kalau saya adalah idola para fans tapi sekarang sudah tak sama lagi. Klub itu dalam keadaan chaos setelah dijual. Terlalu banyak janji-janji dan kemungkinan proyek yang akan dilakukan," ujarnya.
"Itu mengingatkan saya pada Atletico Madrid, klub dengan sejarah besar, banyak ide, tapi tak punya uang. Akan butuh waktu lama untuk mewujudkan ide tersebut dan saya tak punya itu," tuntas Torres.
Torres Datang, Siapa Tersingkir?
Selama ini, Carlo Ancelotti sering memasang Didier Drogba dan Nicolas Anelka sebagai duet ujung tombak, dengan ditopang Florent Malouda yang berdiri di belakang mereka. Jika salah satu dari ketiganya absen, Ancelotti juga masih punya Salomon Kalou.
Ancelotti telah mengisyaratkan akan memainkan Torres dalam laga melawan Liverpool akhir pekan ini. Dia yakin Torres akan langsung nyetel dengan permainan The Blues.
"Fernando punya kemampuan yang fantastis. Dengan kualitas yang dimilikinya, dia tak akan kesulitan bermain bersama kami," ujar Ancelotti di AFP.
"Dia tak akan kesulitan bermain bersama Didier Drogba atau striker lainnya."
"Itu bukan masalah, formasi berlian yang kami pakai di lini tengah tak akan banyak berubah. Bentuk permainan kami tak akan berubah terlalu banyak."
Dengan hadirnya Torres, tentu akan ada satu pemain yang terpaksa dicadangkan. Terkait hal ini, Ancelotti belum memberi gambaran yang jelas. Dia tentu masih bingung menentukan siapa yang harus tersingkir. Apalagi Drogba, Kalou, dan Anelka tampil bagus dalam laga kontra Sunderland, Rabu (2/2/2011) dinihari WIB.
Ancelotti memberi pujian khusus kepada Anelka, yang tampil baik sebagai second striker di belakang Drogba dan Kalou.
"Nicolas bermain sangat baik di posisi tersebut. Saya sangat senang dengan penampilannya. Dia sangat berbahaya di posisi itu dan Sunderland sangat sulit menjaganya. Dia bisa bermain di sana," puji Ancelotti.
Pernyataan Ancelotti ini mengindikasikan dia kemungkinan akan kembali memasang Anelka sebagai second striker saat Chelsea jumpa Liverpool. Sementara sebagai pasangan untuk Torres, Drogba punya peluang lebih besar daripada Kalou.
"Torres dan Drogba di depan dan Anelka di belakang mereka. Wow, itu terdengar sangat bagus bagi saya," saran manajer Sunderland, Steve Bruce.
(detiksport.com)
Torres Dan Luiz Gelorakan The Blues
London - Untuk kali pertama sejak tahun 2006 Chelsea kembali melakukan belanja besar-besaran. Tapi itu diyakini tak akan sia-sia karena kedatangan Fernando Torres dan David Luiz saja sudah meninggikan moral pasukan biru.
Total 75 juta poundsterling dikeluarkan Chelsea untuk belanja musim dingin. Uang sejumlah itu digelontorkan untuk menambah tajam lini depan dengan mendatangkan Fernando Torres dan menambal lubang di belakang melalui David Luiz.
Menurut catatan Skysports, ini adalah belanja terbesar Chelsea sejak musim 2006. The Blues memang kerap menghambur-hamburkan uang di bursa transfer, tapi itu dulu saat Roman Abramovich baru datang di Stamford Bridge.
"Bisa mendatangkan Torres dan Luiz adalah sebuah pernyataan sikap dari klub ini. Itu membuat orang tahu kalau kami aktif lagi di bursa, kami membeli dan berkompetisi dengan Manchester City yang sudah banyak berbelanja," sahut John Terry.
Namun uang banyak yang dibelanjakan Carlo Ancelotti diyakini tak akan sia-sia. Tugas berat mengejar ketinggalan 10 poin atas Manchester United diharapkan bisa banyak terbantu dengan dua nama tersebut.
Setidaknya kedatangan dua nama tersebut sudah mampu menambah tinggi mental skuad The Blues, meski itu diyakini tak akan sampai membuat mereka terbuai.
"Ada semangat di kamp dan itu hebat mengingat kami bisa kembali terjun ke bursa transfer dan dapat dua pemain. Semua orang berbicara soal pemain tua dan kini kami mendatangkan dua pemain yang sangat muda yang sepertinya akan bertahan di klub ini untuk jangka yang panjang. Mereka bisa banyak membantu lini depan dan belakang."
"Tak ada yang terlena, tapi semua bersemangat. Ada lompatan dalam langkah Anda, ada dorongan semangat di klub ini di seluruh dunia, tak cuma di Inggris, Itu memunculkan semangat yang masif," tuntas sang kapten.
(detiksport.com)
'Tinggalkan Liverpool, Torres Akan Menyesal'
Mahar 50 juta pounds digelontorkan Chelsea demi mengeluarkan Torres dari Anfield. Kepindahan penyerang berjuluk El Nino tersebut sekaligus memecahkan rekor transfer di Liga Inggris.
Untuk mengisi yang ditinggalkan pemain timnas Spanyol itu, Liverpool menggaet dua striker sekaligus, yakni Luis Suarez dan Andy Carroll. Dua pemain ini diyakini mampu menggantikan peran Torres.
"Kami telah merekrut Suarez dan Carroll. Saya yakin mereka berdua bisa menggantikannya dan kami setidaknya akan sekuat saat masih ada Nando," cetus Skrtel di ESPN Star.
"Kami semua sedih karena dia adalah pemain dengan kemampuan kelas dunia. Tapi kalau boleh jujur, itu tidak mengejutkan," sambung bek asal Slovakia tersebut.
"Musim ini belum berjalan sesuai dengan keinginan dan harapan kita dan itu meyakinkannya bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk pindah ke tempat lain. Itulah yang dia jelaskan kepada kami."
Skrtel menambahkan, dirinya berharap Torres mendapatkan yang terbaik di Stamford Bridge. Tapi dia yakin striker 26 tahun itu suatu saat nanti akan merasa menyesal karena telah menanggalkan seragam Liverpool.
"Saya berharap yang terbaik buat dia tapi saya tak berharap dia sukses di Chelsea. Mungkin Fernando akan menyesal telah membuat langkah ini suatu saat nanti," imbuh Skrtel.
Akhir pekan ini, Skrtel untuk pertama kalinya akan berkesempatakn untuk menghadapi Torres sebagai lawan saat The Kop bertamu ke markas Chelsea.
"Ini akan beda karena selama ini saya hanya menghadapinya dalam latihan. Saya berharap dia muncul di lapangan."
"Saya akan melihat ke depan dan sangat yakin tak akan membiarkannya mencetak gol," tutupnya
(detiksport.com)
Like ya!
Blog Archive
My Facebook
Popular Posts
Page Impressions
Activity
Followers
About Me
---










